Konsultasi Perpajakan

Kami dengan senang hati membantu Anda mengatasi permasalahan perpajakan Anda dengan konsultasi yang intensif More »

Tax Review

Kesulitan dalam membuat Surat Pemberitahuan Pajak yang benar ? Hubungi kami, dan akan kami bantu Anda menyusun Surat Pemberitahuan Pajak yang benar. More »

e-Tax

Bayar Pajak secara online. Jangan buang-buang waktu staff Anda yang berharga dengan antrian di Bank Persepsi atau Kantor Pos hanya untuk melakukan pembayaran Pajak. More »

e-Filing

Laporkan Surat Pemberitahuan Pajak Anda Dengan e-Filing dan hindari pemborosan waktu dengan antrian panjang atau transportasi ke Kantor Pelayanan Pajak. Tinggal Klik dan Surat Pemberitahuan Pajak Anda sudah diterima DJP. More »

Kuasa Hukum Pengadilan Pajak

Kami memiliki ijin untuk bertindak sebagai Kuasa Anda hingga di Pengadilan Pajak sehingga kepentingan Anda bisa terwakili dan terjaga. More »

 

Gelar Seminar Nasional Soal Perpajakan, IKPI Desak RUU KUP Jadi UU

breakingnews.co.id – JAKARTA- Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) menyelenggarakan seminar nasional di Balai Samudra, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (30/11/2017). Seminar ini membahas dua pokok acara yakni sosialisasi Rancangan Undang-Undang tentang ketentuan umum dan tata cara perpajakan (RUU KUP) dan RUU Konsultan Pajak. Kemudian RUU perpajakan yang telah masuk dalam program Legilasi Nasional (Prolegnas) yang diprioritaskan.

Ketua Umum IKPI, Mohammad Soebakir berharap RUU KUP segera disahkan menjadi undang-undang. Pasalnya selama ini kata Soebakir hanya bertameng pada peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu). “Harapan IKPI ke depan itu mempunyai landasan hukum berupa undang-undang. Tidak seperti selama ini berupa Peraturan Menteri Keuangan saja,” ujar Soebakir di Balai Samudra, Kelapa Gading, Kamis (30/11).

Menurut Soebakir, apabila RUU KUP ini telah menjadi landasan hukum maka persoalan perpajakan dapat lebih jelas dan kepastian pajak lebih mantap. “Karena dengan landasan hukum undang-undang maka jelas lebih kuat dan kepastiannya juga lebih mantap, tidak terpengaruh oleh situasi, kondisi yang mempengaruhi tugas dan kerja daripada Direktorat Jenderal Pajak,” jelasnya.

Tamu yang hadir dalam acara ini adalah mantan ketua BPK Hadi Purnomo, mantan Dirjen Pajak Mahfud Sidik, Menkoperekonomian Darmin Nasution, Anggota DPR M. Misbakun, Anshari Ritonga mantan Ketua Pengadilan pajak, serta beberapa pejabat dari lingkungan Dirjen Pajak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.