Di tengah ketatnya pengawasan dan tekanan target penerimaan neto di tingkat Kantor Pelayanan Pajak (KPP), Wajib Pajak (WP) kini dihadapkan pada tantangan besar saat mengajukan restitusi. Berbagai instrumen administrasi kerap digunakan otoritas secara kaku untuk menunda keluarnya dana dari kas negara.
Untuk menjaga arus kas (cash flow) perusahaan tetap aman, WP tidak boleh sekadar bersikap pasif. Diperlukan strategi defensif yang sistematis di setiap tahapan proses perpajakan. Berikut adalah panduan langkah taktis dan mitigasi yang bisa Anda terapkan.







